Kesehatan

5 Tips Clean Eating Bagi Pemula, Tantangan Awal Tahun

clean eating bagi pemula

Tips Clean Eating Bagi Pemula. Mengawali tahun baru 2021 ini kebanyakan orang mulai menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama. Bagaimana kalau kita memulai dengan kebiasaan clean eating?

Clean eating adalah pola makanan yang berfokus pada makanan yang memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

Clean eating banyak dipergunakan orang untuk mengontrol berat badan, meningkatkan fungsi hati dan kesehatan otak, meningkatkan energi dan daya tahan tubuh.

Tahukah kamu kalau kunci menurunkan berat badan itu ada pada pola makan kita? 

Ya, 80 persen penurunan berat badan berasal dari pola makan, sementara 10 persen berasal dari aktivitas sehari-hari dan 10 persen lainnya dari olahraga.

Saya pun merasakannya. 

Selama setahun kemarin, saya hampir setiap hari (95%) intermittent fasting dan juga olahraga. Cerita ini bisa kalian baca di artikel saya yang lain berjudul kaleidoskop 2020

Apakah berat badan (BB) saya menurun drastis dengan pola rutin olahraga?

Jawabannya tidak.

Memangnya berapa berat badan saya?

Berat badan (BB) saya sekarang di kisaran 57-58, jauh dari BB normal di angka 50-52 kg. Sebelumnya 56 kg tapi mulai naik ketika akhir-akhir ini saya kembali sering mengkonsumsi processed foods.

Saya tapi tidak menyangkal kalau olahraga ini juga berperan menurunkan BB. BB sekarang jauh lebih kecil dibandingkan BB yang sebelumnya sempat melonjak di angka 67 kg. Saya jadi lebih mirip panda apalagi kalau buka kacamata .. wkwkw. 

Namun saat itu selain olahraga, saya juga memperhatikan apa yang saya makan.

Mengapa berubah?

Tidak baik jika menyalahkan Pandemi COVID-19, karena supermarket juga hanya terletak beberapa meter dari rumah.

Letak kesalahannya adalah kebiasaan kami menstok makanan siap saji seperti frozen foods, karena tahan lama dan menghemat waktu. Tepatnya the blame is on me.

Hobi baru saya, blogging, memakan banyak waktu. Tahun ini saya ingin kembali ke pola normal, seimbang dengan prioritas kegiatan yang lebih penting, seperti misalnya menyiapkan menu makan keluarga.

Salah satunya adalah dengan mencoba menu clean eating. Terlebih lagi si akang punya diabetes genetik. Jadi memang penting pisan buat merubah pola makan.

Sebelum kita memulai perjalanan clean eating bagi pemula, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dulu nih. Yuk baca terus artikelnya.

Tips Clean Eating Bagi Pemula

Berdasarkan artikel yang diambil dari heart.org, yang dikelola oleh American Heart Association (AHA), ada 5 poin yang saya simpulkan:

1. Perbanyak makan sayuran, buah-buahan , dan whole grain.

Pola makan yang sehat dapat mencakup produk segar, beku, kalengan dan kering.

Ada banyak orang yang mengatakan kalau sayuran dan buah-buahan yang ada di dalam bentuk frozen food (seperti berries, brokoli, sayur untuk sup, jamur, kacang panjang, dll), di dalam kaleng atau kemasan gelas (seperti jagung, asparagus, kacang merah, dll) dan yang dikeringkan (seperti, kacang-kacangan dll), itu tidak sehat, karena telah melalui proses produksi yang mengurangi nutrisi makanan tersebut.

Namun ini disebut sebagai mitos oleh AHA.

Sebagian besar makanan yang kita lihat di supermarket telah diproses dengan cara tertentu. Makanan olahan yang tidak mengandung zat tambahan seperti gula atau garam dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Jika kita memilih untuk membeli sayur atau buah kalengan, tiriskan dan bilas terlebih dahulu, untuk menghilangkan beberapa zat tambahan seperti garam dan gula.

Lalu apakah whole grain itu?

Whole grain adalah produk makanan yang mengandung biji-bijan utuh, seperti gandum, oatmeal, beras merah,  beras cokelat, beras hitam, quinoa, sorgum, soba atau buckwheat dan tepung dengan label whole wheat flour. 

2. Perhatikan label makanan

Tips kedua clean eating bagi pemula adalah memperhatikan label makanan. Pilihlah makanan yang mengandung Natrium lebih rendah.

3.Kita juga bisa memakan kategori di bawah ini:

  1. Produk susu rendah lemak dan tidak berlemak.
  2. Unggas tanpa kulit.
  3. Ikan.
  4. Kacang polong-polongan.
  5. Minyak nabati nontropis.
  6. Kacang dan biji-bijian.

4. Perhatikan dan batasi makanan di bawah ini:

  1. Garam/sodium.
  2. Minuman manis.
  3. Permen.
  4. Daging berlemak atau olahan-pilih daging tanpa lemak.

5. Masak di rumah.

Dengan memasak sendiri, kita sadar akan bahan apa saja yang kita tambahkan ke dalam masakan kita.

– Tonjolkan rasa alami makanana dengan menggunakan metode memasak yang sehat, seperti dengan cara merebus, memanggang, membakar dan menumis.

– Tambahkan rasa dengan bumbu rempah-rempah, lada hitam dan perasan jeruk sebagai pengganti gula, garam dan lemak yang tidak sehat.

Clean_Eating_Infographic. Source by. Heart.org AHA
Clean_Eating_Infographic. Source by. Heart.org AHA

Kesimpulan

Setelah kita membaca penjelasan di atas, kita menyadari kalau clean eating itu bukan berarti tidak bisa makan enak, tapi kita sadar apa yang kita masukan ke dalam mulut dengan memilih makanan yang lebih bernutrisi.

Untuk hasil yang optimal untuk menurunkan berat badan, clean eating bagi pemula dapat memperhatikan porsi dan ukuran porsi, serta total kalori yang dimakan.

Gimana tertarik untuk mencobanya?

Tanos clean eating challenge

Jika kalian berminat, kalian juga bisa mengikuti Tanos challenge di bulan Januari ini yaitu Tanos Clean Eating Challenge, yang akan berlangsung pada tanggal 11-17 Januari 2020.

Tunggu apa lagi, yuk ikutan.

Stay safe … xoxo

Referensi

Clean eating infographic, heart.org,  American Heart Association (AHA)

Hellosehat, Mengenal whole grain dan refined grain.

9 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!