Tanos Challenge

Bye Bye Makanan yang Digoreng, Tanos Clean Eating Day 1

Tanos Clean Eating Challenge Day 1, Bye Bya Makanan yang Digoreng

Bye-Bye Makanan yang Digoreng. Salah satu goal saya di tahun 2021 ini adalah mengatur pola makan yang (jauh) lebih sehat. 

Makanan memegang peran penting di dalam kesehatan kita. Jika apa yang kita konsumsi baik maka kebaikan lain pun akan mengiringi contohnya saja mood dan energi.

Perilaku hidup sehat pada akhirnya akan menjadi identitas kita yang baru, karena kita mencintai diri sendiri.

Diantara saran dan ide tantangan yang baru, saya dan Kak Eka ‘artjoka’ berpikir setelah tahun lalu kita melakukan beberapa tantangan terkait olahraga dan pikiran. Awal tahun ini kita berpikir untuk memberikan nutrisi baru bagi tubuh dan pikiran, agar dapat menunjang kebiasaan baik lainnya yang sudah dijalankan.

Kami berdua sepakat untuk memilih saran dari Kak Dita, untuk tantangan Clean Eating dalam Tanos Challenge awal tahun ini.

Cerita TANOS

Tanos singkatan dari TAntangan NaON Sih adalah program kolaborasi saya dengan kak Eka ‘artjoka yang diadakan berkala setiap bulannya. “Naon” diambil dari bahasa Sunda, yang artinya “apa”. Tanos diadakan di minggu kedua setiap bulannya dengan durasi selama 7 hari.

 

Tujuannya adalah challenge diri sendiri untuk melakukan good habit yang berhubungan dengan self-love. Harapan dari tanos sendiri adalah good habit ini tetap continue dilakukan walau program Tanos periode itu telah berakhir.

 

Selain program tantangan 7 hari, kami juga punya program sebelumnya yang sudah berjalan yaitu 

– Tanos Gratitude Journal Challenge (TGJC)

– Tanos Walking Challenge (TWC)

– Tanos Drink Water Challenge

– Tanos Reading Challenge (TRC), dan 

– Tanos Photo Challenge (TPC)

 

Peserta Tanos challenge ini datang dari kalangan blogger dan non blogger. Selain tantangan 7 hari, pendaftaran dibuka setiap saat.

 

Buat kalian yang ingin berpartisipasi, hayu kita ramaikan dan bentuk kebiasaan sehat yang baru. Caranya mudah, bisa follow IG @tanos.challenge agar tidak ketinggalan update challenge bulanan. 

 

Siapa tahu ada challenge yang kalian tertarik untuk ikut atau mau ikut program yang sedang berjalan. Yuk Mari Ramaikan!

Tanos Clean Eating Challenge Flyer

Tanos Clean Eating Challenge (TCEC)

Tanos Photo Challenge berlangsung dari tanggal 11 sampai dengan 17 Januari 2021. Jumlah Pejuang Tanos yang ikutan sebanyak 14 orang termasuk saya dan Kak Eka ‘artjoka’.

 

Pejuang Tanos Clean Eating Challenge

Open participant sudah kami buka dari tanggal 28 Desember sampai dengan 3 Januari 2021. Tanos challenge yang seharusnya diadakan di minggu kedua, kali ini diadakan di minggu ketiga. Minggu kedua kali ini diberikan agar para Pejuang Tanos mempersiapkan menu, serta informasi terkait clean eating yang cocok dengan menu keluarga mereka.

Di dalam tantangan ini, kami memberikan tantangan yang berbeda setiap harinya. Tantangan di hari itu akan berlanjut ke tantangan di hari berikutnya.

Kami berdua sepakat untuk memilih  “Hindari makanan yang digoreng” di hari pertama tantangan.

Anjuran Hari Pertama TCEC
Tanos clean eating challenge informasi

Kisah saya di TCEC Day 1

Buka Puasa Tanos Clean eating challenge Day 1
Bye Bye Makanan yang digoreng, TCEC Day 1

Saya menjalankan Interval Fasting hari ini sampai dengan sekitar pukul 14:00. Menu clean eating saya hari ini adalah

Buka puasa, Pukul 14:00:

Yoghurt plain, tidak mengandung gula.

Madu secukupnya.

Apel 1 buah, ditaburi bubuk kayu manis.

Berries satu mangkuk dessert.

Teh plus lemon.

Ps: Teh yang diminum adalah Teh Tong Tji pemberian salah seorang teman. Duh saya sentimental sekali .. hehe.

 

Lunch, Pukul 15:00:

Gulai ikan (sisa kemarin).

Resep gulai ikan akan saya berikan di bawah.

 

Pukul 17:00:

Setangkup roti whole wheat dengan selembar keju (rendah kalori) dan taburan gula merah sedikit, sebagai pengganti Nutella.

Ternyata ini rasanya enak banget.

 

Dinner, Pukul 19:00:

Saya kembali makan apel, yoghurt dan berries.

 

Resep Gulai Ikan

Resep gulai ikan ini diambil dari buku Home Cooking ala Xander’s kitchen.

Bahan

500 g ikan kakap (saya memilih ikan frozen yang sudah tidak ada tulangnya).

2 batang serai, memarkan.

5 lembar daun jeruk

1 lembar daun kunyit, iris halus.

5 buah belimbing sayur (saya tidak memakainya, karena tidak ada di Jerman, sebagai gantinya saya masukan 6 buah kentang yang sudah dipotong besar)

10 cabai rawit utuh

1 potong asam kandis atau bisa juga diganti dengan jeruk nipis.

1 liter santan (saya hanya memakai 200 ml santan)

garam dan gula pasir secukupnya

 

Bumbu yang dihaluskan

8 butir bawang merah

3 siung bawang putih

15 buah cabai keriting merah atau cabai merah

10 buah cabai rawit

3 butir kemiri

seruas kunyit

seruas jahe.

 

Cara memasak

1. Tumis bumbu halus beserta serai, daun kunyir, daun jeruk dan cabai rawit sampai wangi.

2. Masukkan santan, aduk rata, godog kira-kira 10 menit. Masukan ikan yang sudah dipotong potong.

3. Tambahkan asam kandis, belimbing sayur.

4. Masak +/- 30 menit dengan api sedang sambil sesekali ditimba-timba supaya santan tidak pecah.

5. Beri garam gula secukupnya. Cicipi. Angkat. Sajikan.

 

 

 

Rekap TCEC 11.01.21
Bye Bye Makanan yang Digoreng

Dari 13 orang yang mendaftar, 10 orang memposting menu mereka hari itu. Kebanyakan Pejuang Tanos sudah memahami tantangan ini. Saya kasih list di bawah ini menu clean eating yang mereka buat hari ini, yang mungkin bisa kalian tiru.

 

Menu Clean Eating, 11.01.21

Inilah kumpulan menu sehat Pejuang Tanos 

Sarapan:

Nasi merah, sayur asam bening dan tumis kulit ayam – Kak Novya.

Air lemon + chia seed dan pepaya – Kak Lilik.

Madu rempah hangat + salad – Kak Vivi

Surabi – Kak Eka ‘artjoka’

Jagung rebus – Kak April

Larutan jahe merah hangat, oatmeal pakai susu sedikit – Kak Ayu

2 buah pisang + 1 buah alpukat – Kak Ghina.

 

Lunch:

 

Plecing kangkung dan orak arik tahu (1 sdm minyak) – Menu Kak Ovie.

Ayam bakar – Kak Lilik.

Nasi putih 2 sendok, telur dadar, semur tempe – Kak Novya.

Nasi putih, bayam, ayam lemon – Kak Vivi. Resep ayam lemon ada di bawah.

Tumis waluh (2 sdm minyak untuk menumis), tahu rebus, telur rebus – Kak Eka ‘artjoka’

Capcay merah – Kak Muna

Sayur tauge, tomat, beras jagung dan ikan pindang – Kak April.

Nasi putih dan ikan nila kuah asam – Kak Ayu.

 

Dinner:

Nasi putih, kangkung sambal bawang + telur rebus – Kak Lilik.

Nasi merah, capcay seafood, tempe bacem + sedikit beef black pepper – Kak Novya

Nasi putih, sayur bening bayam, wortel, jagung, telur rebus – Kak Ayu.

Nasi merah, sayur rebus, tempe kecap + 1 telur rebus – Kak Ghina

 

Snack:

Pisang, teh – Kak Ayu

Fitbar – Kak Ghina

 

Resep Ayam Lemon ala Kak Vivi

Bahan

1 Dada ayam ( pipihkan karena dimasak dengan pan)⁣

3 sdm air kaldu ( homemade)⁣

2 sdm perasan lemon⁣

Olive oil⁣

Garam⁣

Merica⁣

Rempah secukupnya (Thyme, Oregano, Bubuk kayu manis)⁣

Cara memasak

1. Marinasi ayam dengan garam, semua rempah dan olive oil dan diamkan selama 30 menit atau lebih.⁣

2.siapkan pan, beri 1 sdm olive oil dan masukkan ayam. Balik ke salah satu sisi jika sudah kecoklatan⁣

3. Setelah sisi yang satunya matang, masukkan air kaldu dan lemon..masak sampai agak mengering dan angkat.

 

Kalau lihat resep ini, kita bisa lihat kalau kita masih bisa makan enak tanpa makanan yang digoreng kok.

Winner of the Day

Hari ini saya dan Kak Eka ‘artjoka’ memutuskan bahwa pemenang jatuh kepada Kak Ghina.

Congratsss Kak Ghina. Semoga semakin semangat di hari berikutnya.

Kesimpulan

Apakah kalian pernah mencoba clean eating challenge ini? sudah pernah berusaha mengurangi makanan yang digoreng?

Gimana ya dengan tantangan besok? 

Penasaran, simak terus ceritanya ya … 🙂

 

Stay safe … xoxo

 

Baca juga: 

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!