Jurnal

Menyerah Sebelum Mencoba, Self Discovery Day 10

menyerah sebelum mencoba

Menyerah Sebelum Mencoba – Beberapa waktu lalu saya pernah posting cerita 1 menit berjudul “Mereka yang Tak Pernah Kalah”, yang setelah saya sadari ternyata berhubungan juga dengan tulisan ini.

 

Terkadang kita terlalu cepat menyimpulkan dan under-estimate kemampuan kita. Padahal keinginan kita besar tetapi terkadang kalah dengan rasa takut itu. 

Coba kita ingat-ingat berapa banyak yang kita mundur duluan sebelum mencoba. Bisa juga di urusan percintaan, karena kita ngerasa dia “nggak mungkin buat kita, ya sudah mundur daripada menyatakan perasaan”

Pernah dengar Dr. Anthony Robbins? Dia adalah seorang motivator dari Amerika, yang terkenal dengan training dan bukunya berjudul “Awaken The Giants Within”. Dia mengatakan bahwa setiap manusia punya potensi yang luar biasa besar, dan orang yang bisa mengambil keputusan mengembangkan potensi itu adalah diri kita sendiri.

 

Menyerah Sebelum Mencoba #SelfDiscovery #Day10

Tantangan hari ke-10 ini adalah membuat list hal-hal yang kita ngerasa nggak bisa tapi belum pernah kita coba.

 

Kalau di jurnal kemarin kita ngomongin soal hal yang kita jago, potensi yang sudah kita sadari. Sekarang kita ngobrolin soal yang kita anggap sebagai kelemahan tapi bisa jadi itu adalah potensi yang belum kita gali.

 

Kembali lagi ngomongin soal list, kebanyakan dari list saya adalah kegiatan motorik. Saya selalu berpikir, saya nggak punya potensi disana. Bukan tidak beralasan, tetapi tampaknya saya ada masalah di keseimbangan dan mengikuti gerakan. 

 

Waktu saya kecil, Mama memasukan saya ke sanggar tari daerah. Saya hanya ikut beberapa kali setelah itu menyerah. Begitu juga dengan les piano yang berakhir sama.  Padahal les itu atas kemauan sendiri. Sayangnya antara saya yang keras kepala atau memang orang tua yang demokratis, tidak memaksakan, saya bisa dengan mudah berhenti.

 

Terkadang saya berharap orang tua saya nggak nurutin apa yang saya mau, berharap mereka lebih bisa menerapkan disiplin ke saya untuk bertanggung-jawab menjalani apapun pilihan saya.

 

Jadi orangtua memang berat ya, apapun yang kita lakukan sebagai orangtua dapat berpotensi besar pada pembentukan karakter si anak. 

 

self confident unsplash

List of Things You're Terrible at but Haven't Tried

Ok … setelah di atas ngobrol ngalor ngidul, inilah list menyerah sebelum mencoba versi saya, list bilang “nggak bisa” walau belum pernah coba.

 

  • Melukis.

  • Merajut, crochet/knit.

  • Memotong rambut (yang bagus).

  • Ikut lomba triathlon.

  • Ikut lomba marathon.

  • Menulis kisah dengan latar belakang sejarah.

  • Bikin podcast.

  • Main Biola.

  • Naik gunung.

  • Naik motor cc gede.

  • Berlayar, jadi juru nakhoda.

  • Jadi Pilot helikopter.

  • Main ski. 

  • Panjat dinding. (takut ketinggian).

  • Semua olahraga extreme yang berhubungan dengan ketinggian.

Apa yang Saya Sadari

Setelah menuliskan list ini, saya menyadari hal yang tidak berhubungan ketinggian dan yang bergerak cepat, sebenarnya bisa dilakukan. Proses yang dilalui pasti panjang banget dan berliku, nggak seperti orang yang memang sudah punya talent.

 

Misal melukis, bisa mulai mencoba dari tutorial yang ada di YouTube.

Begitu juga dengan merajut dan crochet.

 

Kalau yang lainnya, sepertinya lebih baik belajar kepada yang expert. Tidak semua hal bisa dilakukan otodidak, ada beberapa pertimbangan sebelumnya. Untuk topik yang spesifik seperti bikin podcast, main biola, main ski, dan panjat dinding perlu mentor yang membimbing.

 

Sementara menjadi juru nakhoda, pilot, dan naik motor gede membutuhkan ijin untuk mengoperasikannya. Jadi tidak mungkin belajar otodidak.

 

Namun yang terpenting adalah disiplin dan ketekunan dalam belajar dan terus mencoba walau mengalami kegagalan. Kegagalan hanya bagian dari proses untuk menjadi lebih berhasil. 

 

Tampaknya saya akan mencobanya, satu persatu tapi tidak sekaligus. Meski saya ngga yakin dengan poin yang berkaitan dengan olahraga extreme dan ketinggian. Yang pasti sebelum memulainya, harus dibekali dengan pengetahuan dan latihan, sehingga bisa meminimalisir rasa takut itu.

 

Adakah diantara kalian yang berhasil memerangi rasa takut akan ketinggian?

Kesimpulan

Melakukan yang impossible sebenarnya membantu kita dalam hal meningkatkan kepercayaan diri. Mengingat hal impossible ini adalah hal yang kita hindari untuk melakukannya, maka membutuhkan willpower yang tinggi untuk melakukannya.

 

Willpower tinggi = energi tinggi.

 

Sedangkan kita juga tidak selamanya mempunyai willpower tinggi. Ada cara lain yang bisa kita lakukan dengan santai tapi tercapai agar hal impossible itu bisa kita kerjakan. Bisa kalian baca di dalam artikel saya yang berjudul “Mewujudkan impian, santai tapi tercapai“.

 

Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian pernah menyerah sebelum mencoba?

Stay safe … xoxo

 

Baca juga, Menemukan Kelebihanmu, self discovery journal hari ke-9.

Baca selanjutnya, Reputasi atau Personal Branding, self discovery journal hari ke-11.

5 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!