Jurnal

Reputasi atau Personal Branding, Self Discovery Day 11

self discovery day 11

Reputasi atau Personal Branding # SelfDiscovery #Day11. –  Pernahkah kita menyadari bahwa terjadi pergeseran paradigma fundamental dari era informasi, kini bergeser ke era reputasi? 

 

Pergeseran ini mencakup bagaimana kita menilai sebuah informasi, hanya jika informasi itu sudah difilter, dievaluasi dan dikomentari oleh orang lain. Kita menjadi tergantung kepada penilaian bias orang lain.

Misalnya saja ketika kita ingin menginap di sebuah hotel, pertama yang kita lakukan adalah membaca bagaimana pengalaman orang yang sebelumnya pernah menginap disana.

Reputasi atau Personal Branding

reputasi

“It takes many good deeds to build a good reputation, and only one bad one to lose it”

 

Quote di atas mirip dengan pepatah di Indonesia

 

“Nila setitik, rusak susu sebelanga”

 

Reputasi atau personal branding di jaman sekarang ini sudah menjadi bagian dalam kehidupan kita. 

 

Ketika kita ingin mengajukan kredit ke bank, bank akan melihat bagaimana reputasi keuangan kita.

 

Ketika kita melamar pekerjaan, perusahaan akan mempertimbangkan kinerja kita dari perusahaan sebelumnya. Surat rekomendasi dari seseorang dengan posisi yang kuat di perusahaan sebelumnya, dapat menambah persentase kemungkinan kita diterima bekerja.

Tidak hanya dalam urusan formal, ini juga berlaku di dalam hubungan sosial, salah satunya pertemanan. Siapa menyangka, kalau keseringan membatalkan janji juga bisa membuat reputasi kita jelek dan berdampak pada pertemanan.

 

What Do You Want People to Say About You When You're Not Around?

Quest hari ke-11 ini mirip dengan quote dari Jeff Bezos, CEO Amazon. 

 

“Your brand is what people say about you when you are not in the room”

 

Buat saya sendiri, saya ingin jika orang mengenal saya sebagai orang yang konsisten.

 

Konsisten men deliver hasil kerja lebih dari yang diharapkan, konsisten menepati apa yang saya ucapkan, konsisten melakukan yang terbaik, dan lainnya.

 

Kenapa memilih menjadi konsisten?

 

Cara tercepat untuk menghancurkan reputasi kita adalah inkonsistensi.

Sebaliknya, konsistensi dikerjakannya alon alon tapi pasti.

 

Kesimpulan

Apakah sekarang ini saya sudah menjadi orang yang konsisten?

 

Jawabannya belum. 

 

Namun saya berusaha, apalagi setelah sekarang mengetahui reputasi atau personal branding yang saya ingin bangun.

 

Bagaimana dengan kalian?

Ingin menjadi apakah kalian di mata orang-lain?

Share ya pendapatnya 🙂

Stay safe … xoxo

 

Baca juga, Menyerah Sebelum Mencoba, Self discovery journal hari ke-10.

Baca selanjutnya, Indahnya Hidup, Self discovery journal hari ke-12.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!