1 Minute Reading,  Puisi dan Cerpen

Mereka yang Tak Pernah Kalah

hyena group
samuel-pagel-hyena-group-unsplash

Mereka yang tak pernah kalah tampak bahagia dan jumawa, pakar dalam kebenaran yang tak pernah mereka perjuangkan. Mereka selalu berpihak pada yang kuat. Mereka ibarat gerombolan hyena yang hanya melahap remah-remah sisa kawanan singa.

Mereka mengajari anak-anak mereka, “Jangan melibatkan diri dalam konflik, kalian pasti kalah. Simpan keraguan kalian dalam hati, supaya tidak kena masalah. Kalau kalian diserang, jangan tersinggung atau merendahkan diri dengan membalas. Ada hal-hal lain yang lebih penting dalam hidup ini.”

hening malam
Kesunyian Malam. Source by.khamkeo-vilaysing-unsplash

Di kesunyian malam, mereka bertempur dengan perang-perang khayalan sendiri: mimpi-mimpi yang tidak menjadi kenyataan, berbagai ketidakadilan yang mereka abaikan, saat-saat kepengecutan yang berhasil disembunyikan dari orang-orang lain-namun tidak dari diri sendiri–dan cinta yang melintas di jalan mereka dengan mata berbinar-binar, cinta yang telah diperuntukan Tuhan bagi mereka, namun tak berani mereka rengkuh.

Dan mereka berjanji dalam hati, “Masih ada hari esok”

Lalu hari esok itu datang dan pertanyaan yang menakutkan itu muncul di benak mereka, “Bagaimana seandainya tidak berhasil?”

Jadi mereka berdiam diri saja.

Celakalah orang-orang yang tidak pernah mengalami kekalahan! Sebab mereka yang tak pernah kalah, tidak akan pernah menjadi pemenang dalam hidup ini.

Sumber: Manuskrip yang Ditemukan di Accra, Paulo Coelho.

 

Mereka yang Tak Pernah Kalah - English Version

Those Who Were Never Defeated

Those who were never defeated seem happy and superior, masters of a truth they never had to lift a finger to achieve.

They are always on the side of the strong. They’re like hyenas, who only eat the leavings of lions.

 

They teach their children: ‘Don’t get involved in conflicts, you’ll only lose. Keep your doubts to yourself and you’ll never have any problems.
If someone attacks you, don’t get offended or demean yourself by hitting back. There are more important things in life.’

 

In the silence of the night, they fight their imaginary battles: their unrealised dreams, the injustices to which they turned a blind eye, the moments of cowardice they managed to conceal from other people – but not from themselves – and the love that crossed their path with a sparkle in its eyes, the love God had intended for them, and which they lacked the courage to embrace.

 

And they promise themselves: ‘Tomorrow will be different.’

 

But tomorrow comes and the paralysing question surfaces in their mind: ‘What if it doesn’t work out?’

 

And so they do nothing.


Woe to those who were never beaten! They will never be winners in this life.

 

taken from Manuscript Found in Accra, Paulo Coelho

7 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!