Tanos Challenge,  Review

The Vintage Girl, Tanos Reading Challenge Day 1

vintage girl hester browne

The Vintage Girl, Tanos Reading Challenge Day 1. Tanos kembali mengadakan tantangan bulanan nih. Di bulan November ini, kita mengadakan tantangan membaca buku dengan ketentuan yang super mudah tentunya, yaitu meluangkan waktu minimal 15 menit. Itu saja.

Harapan dari tantangan ini kita bisa menumbuhkan kembali kebiasaan membaca buku yang mulai tergeser oleh prioritas yang lainnya. Tantangan membaca buku kali ini juga bisa dijadikan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan membaca kita.

Untuk Tanos Reading Challenge, saya memilih buku The Vintage Girl. Sebelum saya cerita lebih banyak tentang buku ini, saya mau cerita sedikit tentang Tanos nih.

Cerita TANOS

Tanos singkatan dari TAntangan NaON Sih adalah program kolaborasi saya dengan kak Eka ‘artjoka yang diadakan berkala setiap bulannya. “Naon” diambil dari bahasa Sunda, yang artinya “apa”. Tanos diadakan di minggu kedua setiap bulannya dengan durasi selama 7 hari.

 

Tujuannya adalah untuk menantang kita melakukan good habit yang berhubungan dengan self-love. Harapan dari tanos sendiri adalah good habit ini tetap continue dilakukan walau program Tanos periode itu telah berakhir.

 

Selain program tantangan 7 hari, kami juga punya program sebelumnya yang sudah berjalan yaitu Tanos Gratitude Journal Challenge (TGJC), Tanos Walking Challenge (TWC) dan Tanos Drink Water Challenge.

 

Peserta Tanos challenge ini datang dari kalangan blogger dan non blogger. Selain tantangan 7 hari, pendaftaran dibuka setiap saat.

 

Buat kalian yang ingin berpartisipasi, hayu kita ramaikan dan bentuk kebiasaan sehat yang baru. Caranya mudah, bisa follow IG @tanos.challenge agar tidak ketinggalan update challenge bulanan. Siapa tahu ada challenge yang kalian tertarik untuk ikut atau mau ikut program yang sedang berjalan. Yuk Mari Ramaikan!

Tanos Reading Challenge

Tanos Reading Challenge

Tanos Reading Challenge berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 15 November 2020. Jumlah Pejuang Tanos yang terdaftar sampai hari ini adalah sebanyak 11 orang termasuk saya dan Kak Eka. 6 orang sudah mendaftar di hari sebelumnya dan 3 yang mendaftar hari ini.

Rekap TRC 09.11.20

Winner of the Day

Pemenang Tanos Reading Challenge hari ini adalah Kak Fanny dengan bukunya berjudul “On The Noodle Road”. Selamat Kak Fanny .. hooray.

The Vintage Girl

The Vintage girl adalah satu dari buku yang belum saya baca tamat. Saya membeli buku ini di Singapore sudah sangat lama sekali. 

 

Alasan tertarik buku ini karena mengingatkan pada Ibu saya yang punya hobi mengoleksi benda antik, sama seperti Evie, karakter utama buku ini. Alasan lainnya karena ketertarikan dengan kepribadian penyuka barang antik, apa yang melatarbelakangi dan sebagainya.

 

Hari ini saya membaca bab 1 sebanyak 15 halaman selama 20 menit.

vintage girl Bab 1

Pengarang: Hester Browne.

Isi : 28 Bab, 352 halaman.

Bahasa : Inggris.

Penerbit : Quercus book UK, tahun 2011.

Jenis Buku: Drama romantis.

Blurb : Ketika Evie Nicholson diminta untuk mengunjungi Kastil Kettlesheer di Skotlandia untuk mengarsipkan pusaka/barang berharga milik keluarga darah biru McAndrew, dia langsung mengambil kesempatan itu. Bagi Evie yang mencintai barang antik, kastil adalah harta karun misteri yang menunggu untuk diungkap.

Tapi di setiap pusaka ada sebuah cerita, dan dalam penyelidikannya Evie menemukan beberapa rahasia keluarga yang telah lama terkubur. Belum lagi ditambah dengan pewaris tampan dan suram Robert McAndrew dan pesta tradisi Candlelit Ball, yang mengguncang hati Evie, yang mungkin melampaui antusiasmenya pada perak Kettlesheer.

Ringkasan Bab 1

Spoiler Alert!

“My name is Evie Nicholson and I am Addicted to the Past.”

Di dalam bab ini, kita diperkenalkan oleh pengarang kepada tokoh utama Evie di tempat kerjanya, yaitu toko antik di Chelsea. Dia bekerja untuk Max, si pemilik toko yang sekaligus juga kurator barang antik.

Sebagai seseorang yang bekerja di toko barang antik, Evie memburu barang antik dan menjualnya kembali. Disini kita mengetahui bahwa ketertarikan Evie terhadap masa lalu, terkadang menjadikannya kurang rasional dan tidak profitable bagi toko, seperti boneka Teddy bear yang hilang satu matanya.

Akibatnya banyak barang yang tadinya Evie beli untuk toko, tetapi karena tidak terjual, akhirnya dia cicil dari gajinya. Max menekankan Evie untuk fokus pada barang antik yang bisa cepat dijual kembali, setidaknya pada list konsumen yang mereka punya. Max juga tidak menginginkan konsep toko berubah menjadi toko loak, karena banyak barang tua yang tidak bernilai.

 

Kedatangan Alice, kakak perempuan Evie ke toko mengungkapkan kepribadian Evie yang 180 derajat berbeda dengan kakak dan ibunya. Ibunya adalah seorang lifestyle guru. Perusahaan milik ibu Evie berlokasi di bagian selatan kota London, adalah perusahaan jasa membantu klien yang akan pindah rumah untuk membersihkan ruang dari barang yang tidak diinginkan agar rumahnya bisa cepat terjual. Sedangkan Alice adalah interior design yang bekerja di kantor ibunya.

Rumah yang Evie tinggali sewaktu kecil adalah rumah dengan konsep minimalis modern. Kondisi yang berbeda dengan rumah yang sekarang Evie tinggali, yang penuh dengan barang-barang antik. Evie bisa dibilang adalah seorang hoarder.

Alice adalah seorang yang sangat sukses, sementara Evie hidup mengandalkan gaji yang sudah terkena banyak potongan, dan juga dari pinjaman Alice.

Bagian perbedaan karakter dalam keluarga ini yang menarik buat saya. Bagaimana Evie yang hidup di dalam keluarga yang mengutamakan fungsi dan melepaskan keterikatan dengan benda, punya karakter yang berbeda 180 derajat.

 

Kesimpulan

Buku ini sangat menarik, entah kenapa selama ini saya tidak pernah selesai membaca. Menurut kalian sendiri bagaimana? atau jangan-jangan kalian pernah baca buku The Vintage Girl ini?

 

Jangan lupa  juga untuk mengunjungi blog kak Eka artjoka untuk melihat bagaimana keseruan membaca hari ini.

 

 

Stay safe … xoxo

 

Baca juga, Tips Meningkatkan Kemampuan Membaca.

Baca Selanjutnya, Tawaran dari Kastil Ketlleshire The Vintage Girl Bab 2 – 4.

6 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!