Tanos Challenge,  Review

Persiapan Pesta Reeling di The Vintage Girl, TRC Day 6

vintage girl hester browne

Persiapan Pesta Reeling di The Vintage Girl, Tanos Reading Challenge Day 6. Hampir mendekati akhir novel, semakin seru ceritanya.

 

Tulisan ini tentunya dibuat dalam kaitan Tanos challenge.

 

Jadi Tanos kembali mengadakan tantangan bulanan nih. Di bulan November ini, kita mengadakan tantangan membaca buku dengan ketentuan yang super mudah tentunya, yaitu meluangkan waktu minimal 15 menit. Itu saja.

 

Harapan dari tantangan ini kita bisa menumbuhkan kembali kebiasaan membaca buku yang mulai tergeser oleh prioritas yang lainnya. Tantangan membaca buku kali ini juga bisa dijadikan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan membaca kita.

 

Untuk Tanos Reading Challenge, saya memilih buku The Vintage Girl. Hari ini saya akan meneruskan cerita Evie yang di bab sebelumnya mengendap-ngendap ke ruang penyimpanan tempat barang-barang milik Violet yang sebelumnya tinggal di kediaman Robert. 

 

Kediaman Robert terpisah dari kastil, sebelumnya dihuni oleh Violet ketika penerus generasi McAndrew menempati kastil itu.

 

Sebelum saya cerita lebih banyak tentang buku ini, saya mau cerita sedikit tentang Tanos nih.

Cerita TANOS

Tanos singkatan dari TAntangan NaON Sih adalah program kolaborasi saya dengan kak Eka ‘artjoka yang diadakan berkala setiap bulannya. “Naon” diambil dari bahasa Sunda, yang artinya “apa”. Tanos diadakan di minggu kedua setiap bulannya dengan durasi selama 7 hari.

 

Tujuannya adalah untuk menantang kita melakukan good habit yang berhubungan dengan self-love. Harapan dari tanos sendiri adalah good habit ini tetap continue dilakukan walau program Tanos periode itu telah berakhir.

 

Selain program tantangan 7 hari, kami juga punya program sebelumnya yang sudah berjalan yaitu Tanos Gratitude Journal Challenge (TGJC), Tanos Walking Challenge (TWC) dan Tanos Drink Water Challenge.

 

Peserta Tanos challenge ini datang dari kalangan blogger dan non blogger. Selain tantangan 7 hari, pendaftaran dibuka setiap saat.

 

Buat kalian yang ingin berpartisipasi, hayu kita ramaikan dan bentuk kebiasaan sehat yang baru. Caranya mudah, bisa follow IG @tanos.challenge agar tidak ketinggalan update challenge bulanan. Siapa tahu ada challenge yang kalian tertarik untuk ikut atau mau ikut program yang sedang berjalan. Yuk Mari Ramaikan!

persiapan pesta

Tanos Reading Challenge

Tanos Reading Challenge berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 15 November 2020. Jumlah Pejuang Tanos yang ikutan sebanyak 15 orang termasuk saya dan Kak Eka ‘artjoka’.

 

Rekap TRC 14.11.20

Winner of the Day

Pemenang Tanos Reading Challenge hari ini adalah Kak Melisa dengan bukunya berjudul “Berani Tidak Disukai ”. Selamat Kak Melisa … hooray.

The Vintage Girl, Hester Browne

The vintage girl adalah satu dari buku yang belum saya baca tamat. Saya membeli buku ini di Singapura sudah sangat lama sekali. 

 

Alasan tertarik buku ini karena mengingatkan pada Ibu saya yang punya hobi mengoleksi benda antik, sama seperti Evie, karakter utama buku ini. Alasan lainnya karena ketertarikan dengan kepribadian penyuka barang antik, apa yang melatarbelakangi dan sebagainya.

 

Hari ini saya membaca bab 10-18 1/2 sebanyak 126 halaman selama 160 menit.

Ringkasan Bab 1, dapat kalian baca di The Vintage Girl, Tanos Reading Challenge Day 1.

glamis castle
Glamis Castle. Source by. Visit Scotland

Persiapan Pesta Reeling

Spoiler Alert!

Di Bab 10-18 1/2 ini mengungkap masa lalu Violet, uyut Robert kemudian juga kejutan kalau Alice membatalkan kedatangan dan Evie yang harus menggantikannya. Evie juga tampak menemukan progress di pekerjaannya menemukan benda pusaka yang bisa dijual.

Reaksi Robert di luar dugaan ketika menemukan Evie tengah berada di tengah-tengah benda milik Violet. Saya pikir bakal marah … ehhh ternyata malah nawarin untuk bawa pulang sekotak peninggalan Violet berisikan Diari. Tentu saja Evie kegirangan.

Evie juga menemukan meja makan yang dibuat oleh Thomas Chippendale buatan tahun 1700 an. Thomas Chippendale adalah seorang furniture designer yang khusus mendesign untuk salah satu kastil yang sangat besar di daerah itu dan jika dijual sekarang harganya sangat berharga.

Berita yang mengejutkan adalah Alice menelpon untuk meminta Evie menyampaikan ke Fraser kalau dia nggak jadi datang dan supaya Evie mencarikan alasan. Sebagai gantinya Alice harus membeli barang-barang di toko Max hasil pencarian Evie yang tidak terjual.

Untuk persiapan pesta reeling, terutama Evie yang tidak bisa menari, Catriona (pacar Robert) memberikan sesi latihan dengan instruksi bergambar yang dapat dimengerti oleh Evie.

Di sesi kedua latihan persiapan reeling, kita mengetahui kalau reeling kali ini dinamakan flirty reeling. Alasannya karena si perempuan sebenarnya ingin berdansa dengan pacarnya, ternyata ketika dansa reeling ini malah menemukan calon kekasih masa depan dan baru kemudian berdansa dengan suami.

Perihal kebatalan Alice masih menjadi misteri. Namun di sisi lain, cerita Violet, sedikit demi sedikit mulai terkuak.

Kesimpulan

Sampai di bab 18 ini, saya mulai merasa cerita barang antiknya lebih sedikit dibandingkan cerita persiapan pesta reeling. Alasan Evie menyukai barang antik juga tidak terkuak latar belakang yang mendasarinya.

Evie yang tadinya hanya diceritakan naksir, ternyata lebih menunjukan obsesinya dengan Fraser, pacar Alice. Ini menurut saya cukup menjengkelkan.

Saya nggak tau apa besok melanjutkan kembali novel atau meneruskannya untuk artikel review 7 hari.

 

Jangan lupa untuk mengunjungi blog kak Eka artjoka untuk melihat bagaimana keseruan membaca hari ini.

 

 

Stay safe … xoxo

 

Baca juga, McAndrew The Vintage Girl, Tanos Reading Challenge Bab 8-9.

Baca Selanjutnya, The Vintage Girl Bab 19-28 (Tamat).

Referensi

Photo kastil, visit Scotland website.

Satu Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!