Puisi dan Cerpen

I Wandered Lonely As A Cloud, Terjemahan dan Analisis Puisi

Puisi I wandered Lonely As A Cloud Terjemahan dan Arti. Puisi klasik “I wandered lonely as a cloud” atau lebih dikenal dengan puisi Daffodils adalah hasil karya William Wordsworth.

William Wordsworth (7 April 1770 – 23 April 1850) adalah seorang penyair puisi romantis dari Inggris, yang bersama dengan rekannya Samuel Taylor Coleridge meluncurkan sebuah era baru di dalam dunia puisi.

Era itu dikenal dengan Romantic Age atau era romantis dalam literatur Inggris, dengan dipublikasikannya karya mereka Lyrical Ballads (1798).

Latar Belakang

Puisi Daffodils adalah salah satu puisi terbaik di dalam literatur Inggris. Adapun yang menjadi inspirasi dari puisi ini adalah tulisan di diary adik William Wordsworth yang bernama Dorothy.

Dorothy dan William Wordsworth melintasi area Glencoyne Bay di Ullswater pada tanggal 15 April 1802, setelah mereka menginap malam sebelumnya di Eusmere di Pooley Bridge

i wandered lonely as a cloud

Puisi I Wandered Lonely As A Cloud Terjemahan dan Arti

Petunjuk:

Hitam: text asli.

Biru: terjemahan.

Ungu: arti/makna analisis puisi “I wandered lonely as a cloud”. 

 

I Wandered Lonely As A Cloud

Aku Mengembara Kesepian Seperti Awan

 

I wandered lonely as a cloud

That floats on high o’er vales and hills

Aku mengembara kesepian seperti awan

Yang mengapung tinggi di atas lembah dan perbukitan

Penulis berjalan sendirian, dimana dia menggambarkan dirinya seperti sebuah awan yang melayang di atas lembah dan bukit.

 

When all at once i saw a crowd

A host of golden daffodils ,

Ketiba tiba-tiba saya melihat sekerumunan

Bunga Daffodil kuning yang begitu banyak ,

Tiba-tiba penyair melihat sekumpulan area yang dipenuhi oleh deretan bunga Daffodil.

 

Beside the lake, beneath the trees,

Fluttering and dancing in the breeze.

Di tepi danau, di bawah pepohonan

Melambai menari tertiup angin

Bunga Daffodil kuning ini terletak di pinggir danau dan di bawah pepohonan, bergerak kesana kemari seperti sedang menari ketika tertiup angin.

 

Continous as the stars that shine

and twinkle on the milky way.

They stretched in never ending line

along the margin of a bay.

Lanjut menjadi bintang-bintang yang bersinar

dan berkelap kelip di galaksi bima sakti

Mereka membentang pada garis tak berujung

di sepanjang tepi teluk

Penyair mengasosiasikan Daffodil dengan bintang di langit yang tampak tidak berujung. Itulah yang dia lihat dari bunga Daffodil yang tumbuh di sepanjang teluk dan terlihat tanpa akhir.

Ten thousand saw I at a glance

tossing their heads in sprightly dance

Sepuluh ribu kulihat sekilas

menggerakan kepalanya dengan lincah kesana kemari

Penyair menebak kira-kira keseluruhan bunga Daffodil berjumlah sepuluh ribu, dan mereka menggerakan kepalanya yang tertiup angin seolah sedang menari.

The waves beside them danced; but they

Out-did the sparkling waves in glee:

Ombak di samping mereka menari; tetap mereka

Mengalahkan ombak yang berkilauan dalam kegembiraan:

Suasana malam menyebabkan ombak tampak seperti berkilauan di bawah cahaya bulan dan riak ombak mengisyaratkan ombak yang bersorak gembira. Namun penyair melihat bunga Dafoddil tampak lebih ringan dibandingkan ombak itu.

A poet could not be but gay,

in such jocund company:

Seorang penyair mustahil tidak seriang itu,

ditemani oleh sekeliling yang begitu ceria:

Seorang penyair tidak bisa menahan diri untuk ikut menjadi ceria, jika ditemani oleh sekumpulan bunga Daffodil.

I gazed-and gazed-but little thought

what wealth the show to me had brought:

Aku menatap dan terus menatap tanpa pernah terlintas di pikiran

khazanah apa yang telah diperlihatkan kepadaku.

Penyair menatap bunga Dafoddil lama, tanpa menyadari bahwa peristiwa hari itu membawa efek positif di dalam kehidupannya ke depan.

 

For oft, when on my couch I lie

In vacant or in pensive mood,

Sering kali ketika aku berbaring di sofa

Dengan perasaan hampa atau termenung

Setelah peristiwa itu, penyair sering kali berbaring di sofa entah ketika sedang melamun atau sedang berpikir

They flash upon the inward eye

Which is the bliss of solitude;

And then my heart with pleasure fills,

And dances with the dafoddils

Sekelibat mereka muncul dalam ingatan

Yang merupakan kebahagiaan dari kesendirian

Dan kemudian hatiku dipenuhi rasa bahagia

Dan menari dengan bunga Daffodils

Saat dia sedang melamun atau termenung itulah, bayangan imajinatif dari ingatan tentang bunga Daffodil muncul, seolah menjadi hadiah dari kesendirian. Seketika perasaan si penyair menjadi bahagia saat membayangkan bunga Daffodil.

I Wandered Lonely As A Cloud (Original Version)

I Wandered Lonely As A Cloud

Poem by William Wordsworth (1770-1850)

 

I wandered lonely as a cloud

That floats on high o’er vales and hills,

When all at once I saw a crowd,

A host of golden daffodils;

Beside the lake, beneath the trees,

Fluttering and dancing in the breeze.

 

Continuous as the stars that shine

and twinkle on the Milky Way,

They stretched in never-ending line

along the margin of a bay:

Ten thousand saw I at a glance,

tossing their heads in sprightly dance.

 

The waves beside them danced; but they

Out-did the sparkling waves in glee:

A poet could not be but gay,

in such a jocund company:

I gazed—and gazed—but little thought

what wealth the show to me had brought:

 

For oft, when on my couch I lie

In vacant or in pensive mood,

They flash upon that inward eye

Which is the bliss of solitude;

And then my heart with pleasure fills,

And dances with the daffodils.

Puisi I Wandered Lonely As A Cloud dalam Kacamata Analisa Expert

Puisi ini mengisahkan keindahan alam yang membuat kita menjadi terinspirasi karenanya.

Bagaimana Pendapat Kalian?

Apakah sahabat suka dengan puisi dari William Wordsworth ini? Apakah pengertian puisi I Wandered Lonely As A Cloud ini dapat dimengerti?

Apakah kalian sering berjalan-jalan sambil mengamati sekeliling dan menyadari betapa alam di sekeliling kalian begitu luar biasa?

 

Stay Safe … xoxo

Referensi

Wikipedia William Wordsworth.

Daffodils di Glencoyne Park di Ullswater, photo dan video yang merupakan sumber inspirasi William dan Dorothy Wordsworth

7 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!