Tanos Challenge,  Olahraga

Tantangan Olahraga Jalan Kaki, serunya Tanos September Day 1

Olahraga jalan kaki di jaman sekarang ini tidak sebanyak peminat olahraga sepeda yang sekarang sedang digandrungi. Selain karena sepeda memudahkan untuk mobilitas, juga ada pengaruh kebiasaan dan support komunitas yang juga berperan disitu.

Tanos singkatan dari TAntangan NaON Sih adalah program berkala setiap bulannya dari blog saya dengan blog Eka ‘artjoka’. Tanos diadakan setiap minggu kedua, tujuannya adalah untuk menantang kita melakukan good habit yang berhubungan dengan self-love. Harapan dari Tanos sendiri adalah good habit ini tetap continue dilakukan walau program  Tanos periode itu telah berakhir

Tanos "Tantangan Olahraga Jalan Kaki" September 2020

 

Tanos challenge bulan September adalah walking challenge atau tantangan olahraga jalan kaki. Dengan aturan minimal 20 menit sehari, kita diwajibkan untuk olahraga jalan kaki di luar rumah.

 

Saya sendiri termasuk yang memilih olahraga jalan kaki dibandingkan naik sepeda. Sayang sebenarnya sepeda kesayangan tidak optimal dipakai karena pemiliknya yang malas menggunakannya. 

Ketika dulu tinggal di Neuss, ada jalan khusus untuk sepeda melewati promenade di pinggir sungai Rhein, yang menghubungkan antara kota Neuss dan Düsseldorf. Jarak tempuh sampai ke ujung promenade dari tempat tinggal kira-kira sekitar 10 km. 

Bersepeda di promenade ada enaknya, karena tidak perlu bingung memperhatikan rambu lalu lintas. Sementara sekarang di Wuppertal, selain jalanannya hilly (naik-naik ke puncak gunung), tidak ada jalur seperti ini. Otomatis bersepeda di jalanan raya dengan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas.

Mungkin ini alasannya kenapa saya ngga mau keluar effort terlalu banyak untuk bersepeda. Tapi saya juga termasuk yang lebih suka ber olahraga indoor termasuk olahraga jalan kaki. Jadi kebayang dong bagaimana ini menjadi tantangan besar buat saya yang jago kandang hehe.

Apa yang menarik dari pengalaman saya hari ini, bisa disimak di bawah ini ya.

 

Jurnal Hari Pertama

Jurnal Hari Pertama

Jurnal WC
pengalaman
Renov twc d1

Bagaimana dengan pengalaman teman-teman  peserta lainnya?

 

Simak ceritanya di bawah ini. Kita juga punya pemenang harian loh, yang ceritanya paling menginspirasi.

TWC D1
Ani Laura
Anil nw
Kak Adi
ViviMachzeri
Kak Hani 1
Kak Hani 1
Kak Dita
Kak Huyogo
meti
bunda26
netta

Dan pemenang hari ini jatuh pada Kak Ani_laura_lubna.

Horeee selamat yaa kak.

pemenang olahraga jalan kaki tanos hari pertama
Pemenang Harian Tantangan Olahraga Jalan Kaki Hari Ke-1 #tanoswalking challenge

Banyak cerita menarik dari postingan teman-teman di sini. Maaf photo di atas ada yang blur, tapi kalian bisa langsung mengunjungi postingannya langsung di IG  atau bisa baca rekapan saya di bawah ini

 

Kak Ani_laura lubna, ternyata sudah rutin olahraga jalan kaki. Hari ini saja dia sudah menempuh lebih dari 8 km. Bukan jarak yang sedikit. Perlu keuletan dan disiplin untuk rutin melakukannya.

 

Kak Anil, ini seru banget dengan memposting potret sosial di pagi hari di seputaran tempat kak Anil tinggal ditambah dengan penggalan cerita yang menggelitik.

 

Kak Adi b Wiratmo, jalan-jalan di seputaran kompleknya di Antabaru, Buah Batu Bandung. Jalanan yang lengang, banyak ditumbuhi pepohonan di pinggir jalan juga pemandangan sawah. Ini di tengah kota loh.

 

Kak Vivi Machzery, bercerita tentang mbak Vivi yang memulai lagi berolahraga setelah berhenti beberapa waktu. jalan-jalan di kompleknya, lengkap juga dengan track perjalanannya loh. Pemandangannya sejuk.

 

Kak Hani, yang bercerita tentang tukang daging Anang KD yang kini sudah berganti generasi. Penasaran kan?

 

Kak Dita, yang memilih rute berjalan menyusuri danau di dekat rumahnya, Danau Situ 7 Muara Pamulang. 

 

Kak Huyogo, yang bercerita tentang pengalaman jalan kaki di seputaran Balai Kota Bandung dikemas dengan cerita lucu.

 

Kak Meti, yang didukung sahabat-sahabat dan suami tercinta. Pemandangan di seputaran komplek rumahnya juga hijau asri.


Kak Bunda, photonya romantis banget. Kakak satu ini juga semangat banget jalan kaki di sekitar komplek perumahannya yang juga tidak kalah asri.


Kak Netta, yang memanfaatkan tugas kantor dengan berjalan kaki.

 

Buat yang lain, yang ragu buat ikutan challenge, bisa dipertimbangkan lagi setelah liat pengalaman kakak-kakak ini ya, karena banyakan itu lebih seru. Bisa saling memotivasi satu sama lain. 

 

Penasaran kaya apa jurnal walking challenge Eka ‘artjoka’. Yuk kita rame rame tengok di blognya. Pastinya ngga kalah seru.

 

 

4 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!