Jurnal

Begadang, Self Discovery Day 18

Begadang #SelfDiscovery #Day18 – Apakah kalian termasuk tipe yang senang begadang atau tidur sebelum pukul 10 malam? Jika kita termasuk night owl, bagaimana kita memprioritaskan tugas kita keesokan harinya?

 

 

Saya termasuk yang suka begadang, atau night owl, kecuali memang sudah terlalu lelah atau tidak ada hal lain yang menarik untuk dilakukan

Self Discovery journal day 18

Terkadang saya lupa kalau sebenarnya tubuh dan pikiran membutuhkan tidur agar bisa melawan stress dalam keseharian kita. Akibatnya walau malam harinya produktif, namun keesokan harinya saya dihadapkan kenyataan kalau kurang tidur dapat menurunkan produktivitas saya.

 

Which Keeps You Up at Night?

Quest hari ini adalah yang bikin saya begadang.

 

Saya lebih fokus dan lebih produktif dalam mengerjakan tugas di malam hari. Yang dikerjakan bisa berkaitan dengan proyek yang ditangani termasuk menulis, pekerjaan, dan olahraga. 

 

Bahkan dalam keadaan siang hari yang tenang dan tanpa distraksi pun, saya lebih memilih malam hari.

Kegiatan di malam hari yang saya coba batasi di malam hari adalah berselancar di sosial media. Yang saya lakukan biasanya hanya mengakses konten binatang lucu yang menggemaskan. Namun jika memang blog termasuk sosial media, berarti penggunaan saya sekarang ini sudah excessive terutama di malam hari.

 

Seperti yang saya kemukakan di atas, kurang tidur dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas saya keeseokan harinya.

 

Lalu bagaimana night owl seperti saya memprioritaskan pekerjaan keesokan harinya?

 

Strategi Produktif bagi Night Owl

Jika memang bisa, saya akan mengambil waktu tidur siang sebentar. Di malam hari, saya juga sudah mempersiapkan simple plan untuk keesokan hari , sehingga dengan level energi yang sedikit saya masih bisa melakukan pekerjaan saya sekaligus mengurangi procrastination.

 

Selain itu jika ada pekerjaan atau proyek yang membutuhkan analisa, akan saya kerjakan di malam hari.

 

Untuk keputusan yang harus diambil, saya coba menghindari mengambil keputusan tengah malam atau di pagi hari ketika bangun pagi. Mengambil keputusan yang paling baik adalah sekitar dua – tiga jam setelah kita bangun di pagi hari.

begadang

Begadang dan Sosial Media

https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/sleep-and-mental-healthDi era sosial media seperti sekarang, kegiatan begadang menjadi banyak didominasi oleh sosial media. Begadang yang dulunya suka kita lakukan jika semisal menonton streaming acara pertandingan bola, atau untuk belajar, untuk ngeronda, dan lain lain, sekarang telah digantikan dengan scrolling tanpa akhir di sosial media.

 

Tentunya yang diambil oleh sosial media selain waktu kita, juga waktu tidur kita. 

 

Mengapa sosial media dapat menyebabkan kita lupa akan waktu tidur?

Terutama karena paparan cahaya biru dari monitor gadget. Cahaya biru diasosiasikan oleh tubuh dengan siang hari.  

 

Sebuah riset menunjukan bahwa orang yang mempunyai siklus tidur yang jelek mempunyai kemungkinan 6 % mengalami depresi dan 9% mempunyai kemungkinan kurang bahagia dibandingkan dengan yang tidurnya cukup.

 

Kesimpulan

Setiap orang terlahir dengan tendensi menjadi morning person atau night owl. Apapun itu pastikan, kita tetap memiliki jam tidur yang cukup.

 

Apakah kalian termasuk morning person atau night owl?

Adakah yang berubah semenjak pandemi ini?

 

Stay safe … xoxo

 

Baca juga, Keahlian Unik, self discovery journal hari ke-17.

Baca selanjutnya, Persempit Fokus, self discovery journal hari ke-19.

 

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!