Tanos Challenge,  Exercise

Menjadi Pemenang #Tanoswalkingchallenge #Day5

Menjadi pemenang adalah mungkin harapan bagi setiap orang yang sedang ada dalam kompetisi. Di dalam siklus alam, tidak ada yang namanya kalah dan menang, yang ada hanya pergerakan.

Musim panas ingin sekali memberikan hari hari hangat selamanya, karena dia percaya kehangatan itu baik untuk bumi. Tapi pada akhirnya dia harus mengalah pada datangnya musim hujan, yang mengijinkan bumi untuk disirami dengan air hujan agar tumbuhan bisa tumbuh subur.

 

Program TANOS

Tanos singkatan dari TAntangan NaON Sih adalah program kolaborasi saya dengan kak Eka ‘artjoka yang diadakan berkala setiap bulannya. Tanos diadakan setiap minggu kedua.

 

Tujuannya adalah untuk menantang kita melakukan good habit yang berhubungan dengan self-love. Harapan dari tanos sendiri adalah good habit ini tetap berlanjut dilakukan walau program Tanos periode itu telah berakhir.

 

Tanos challenge bulan September adalah walking challenge atau tantangan jalan kaki. Dengan aturan minimal 20 menit sehari, kita diwajibkan untuk berjalan kaki sebisa mungkin di luar rumah.

 

Peserta Tanos walking challenge ini datang dari kalangan blogger dan non blogger. Pendaftaran dibuka setiap bulannya setelah kami mengumumkan tantangan bulan depan. 

 

Buat kalian yang ingin berpartisipasi, hayu kita ramaikan dan bentuk kebiasaan sehat yang baru.

Menjadi Pemenang #Tanoswalkingchallenge #Day 5

Toko Sepeda Wuppertal Jerman
Toko Sepeda Wuppertal Jerman
Toko Sepeda Wuppertal Jerman

Hari ini kembali lagi ke rute trotoar sama seperti hari pertama dan kedua, Keinginan sebenarnya mencoba jalan ke hutan tapi saya lebih tepatnya masuk ke kategori #gengjalankakisore yang kesorean.

 

Yang paling menarik dari hari ini adalah toko sepeda yang punya area buat nongkrong samping tokonya. Area itu dibikin jadi sedikit mirip film Mad Max. 

Mad Max adalah film post apocalyptica yang berlokasi di gurun wasteland, dimana mereka membangun hunian yang mereka tempati dari barang-barang bekas. 

Toko sepeda ini bernama cycle corner, kira-kira berjarak 1 kilometer dari tempat tinggal saya.

 

Menjadi Pemenang Tanos WC Day 5

Selain itu yang menarik lainnya adalah gereja yang terletak sekitar 200 meter dari rumah. Bel gereja pasti berdentang biasanya 10 menit sebelum pergantian jam selama 10 menit. Bel berdentang setiap jamnya, dari mulai pukul 07:00 pagi sampai dengan pukul 17:00.

 

Pengennya photo mesjid, tapi mesjid disini seperti menyewa salah satu ruangan di gedung gitu. Letaknya juga lumayan jauh, mungkin sekitar 3-4 km. Di masjid Wuppertal, shalat Jum’at tidak mengikuti jam Dzhuhur, tapi kira-kira 1 jam-an sesudahnya.

Hari ini saya merasa kurang optimal karena sejak kemarin  kurang enak badan. Saya yang pelupa sempet lupa menyalakan tombol on ketika sedang jalan, sehingga hilang sekitar 10-15 menit an.

Walaupun kurang optimal, saya merasa sudah menjadi pemenang hari ini karena tetap pada komitmen saya, untuk berjalan setiap hari. Badan juga terasa lebih ringan ketika bergerak. Rasa pusing juga berangsur membaik ketika menghirup udara segar di luar.

Jalan kaki hari ini dimulai jam 19:00 sampai jam 20:00. Sampai di rumah, tidak lama maghrib deh.

Pengalaman Sahabat Tanos

Untuk peserta Tanos yang akun IG nya dengan private mode dan juga yang hanya posting di story, di bawah ini adalah video rekapnya.

Di penghujung hari, saya dan kak Eka ‘artjoka’ kembali harus menentukan pilihan dari semua peserta Tanos. Menentukan siapa yang berhak menjadi pemenang. Pemenang hari ini jatuh kepada kak Huyogo.

Menjadi pemenang menurut saya sendiri bukanlah sebuah tujuan, melainkan sebuah proses yang harus dilewati. Menjadi pemenang juga bisa dari hal sederhana, seperti hari ini contohnya, saya telah menjadi pemenang dari rasa malas dan tidak enak badan (apapun itu alasannya)

Seperti juga musim yang saya ceritakan di awal, seperti juga hidup, kadang kita adalah pemenang, kadang kita adalah yang mengalami kekalahan. 

Tidak ada kesuksesan tanpa adanya kegagalan. Seringnya kekalahan dan kegagalan yang menjadikan seseorang jadi pemenang pada akhirnya. 

What doesn’t kill you makes you stronger

Apa yang tidak membunuh kita, menjadikan kita kuat.

Kekalahan dan kemenangan pada akhirnya membentuk pribadi kita yang sekarang. Jangan lupa semakin tinggi kita, semakin kencang juga angin yang bertiup.

Apakah menurut kalian arti menjadi pemenang sendiri? Tolong tuliskan di kolom komentar ya.

Jangan lupa juga kunjungi IG kak Eka ‘artjoka‘ untuk tahu cerita lengkapnya.

 

Stay safe …xoxo

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *