Jurnal

Hal-Hal yang Membuat Lupa Waktu, Self Discovery Day 4

Hal-Hal yang Membuat Lupa Waktu. – Pernahkah kita melakukan sesuatu sampai lupa waktu? Ketika kita menengok jam di dinding, waktu sudah bergulir dengan cepat. Kadang kita lupa juga akan hal lainnya, misalnya makan, minum bahkan istirahat. 

 

Kepikiran nggak kenapa itu bisa terjadi? Kenapa nggak semua kegiatan bisa seperti itu?

 

what makes you loose track of time

Hal-Hal yang Membuat Lupa Waktu di Masa Lalu

Pertanyaan untuk self discovery hari ini, apa yang membuat kita lupa waktu?

 

Untuk urusan lupa waktu, saya masuk ke tipe orang yang bisa lupa waktu kalau enjoy dengan satu kegiatan atau memang sedang dikejar deadline.

 

Misalnya saja di pekerjaan, beruntung dulu seringnya LDR (long distance relationship), jadi waktu bisa saya prioritaskan untuk kegiatan sendiri.

 

Dulu, hal yang membuat lupa waktu buat saya biasanya menyangkut kerjaan. Padahal salah satu objektivitas dari grup hotel tempat saya bekerja adalah keseimbangan hidup, yang dititikberatkan kepada keseimbangan kehidupan bekerja dan kehidupan pribadi/keluarga.

 

Akibatnya pulang malam bahkan sampai tengah malam, jadi seperti agenda rutin. Janji dengan teman di weekend juga sering dibatalkan karena urusan pekerjaan. Bahkan nggak sempat ketemuan dengan teman yang pindah ke pulau yang sama karena ikut suaminya, sampai dia pindah lagi ke Jakarta.

 

Setelah menikah, saya mengalami burnout. Saya juga nggak menyangka , karena profesi yang saya geluti adalah passion saya. Ketika mengerjakannya pun saya jarang menganggap itu sebagai beban. Kalaupun sudah tidak sanggup, biasanya saya akan cerita ke atasan. 

 

Ternyata masih bisa kena burnout juga.

Time flies Metaphor

Hal-Hal yang Membuat Lupa Waktu di Masa Lockdown

Jadi benarkah waktu berlalu cepat ketika kita bersenang-senang seperti metafora di atas?

 

Menurut saya begitu. Sama halnya ketika saya sedang main game, atau membaca buku atau kegiatan lain yang saya suka. 

 

Ternyata ada penelitian terbaru tentang persepsi waktu bagi orang-orang di masa pandemi yang dilakukan oleh peneliti Ruth Odgen, seorang peneliti sekaligus dosen senior psikologi di Universitas Liverpool John Moores di Inggris.

 

Odgen membuat online questionnaire yang diadakan dari tanggal 7 April sampai dengan 30 April.

 

Responden diminta untuk memberikan skala berdasarkan apa yang mereka rasakan, seberapa cepat waktu berlalu dalam keseharian mereka dan sepanjang minggu dibandingkan waktu sebelum lockdown. Mereka juga diminta meng analisa seberapa sibuk mereka, bagaimana keadaan emosi, apakah mereka berpikir akan risiko tertular COVID-19 dan kepuasaan mereka akan interaksi sosial yang mereka jalani.

 

Hasil dari penelitian ini adalah faktor kuncinya adalah usia. Responden yang berusia lebih dari 65 tahun berpikiran bahwa waktu bergerak lebih lambat selama lockdown.

Selain usia adalah kepuasaan dengan interaksi sosial. Mereka yang puas dengan interaksi sosial akan berpikir waktu bergerak lebih cepat. Sedangkan yang tidak puas akan berpikir waktu berjalan lambat.

 

Hal yang membuat lupa waktu
Tik Tok dan Waktu pun Berlalu. Photo Credit. Steve-Johnson-unsplash

Hal-Hal yang Membuat Saya Lupa di Jaman Now

Kalau saya ingat kembali ke masa lalu, rasanya banyak yang saya ingin perbaiki.

 

Bagaimanapun tingginya kepuasan ketika kita bekerja, tetap harus diimbangi dengan hubungan sosial di luar rekan kerja kita. 

 

Sekarang, setelah masa burnout berlalu, berlatih untuk tidak fokus pada salah satu topik kehidupan saja.

 

Ditambah lagi kehidupan pekerjaan di Jerman, berbeda dengan di Indonesia.

 

Perbedaan dimulai dari banyaknya SDM. Disini lebih sedikit SDM untuk satu bagian dan jika kita bekerja selama 8 jam sehari, perusahaan mengharapkan kita fokus selama 8 jam itu. Waktu istirahat yang lebih pendek, membuat kita juga nggak terlalu banyak chit chat dengan rekan kerja.

 

Target saya sekarang sukses dalam mensetting kegiatan yang saya sukai dengan level moderate. Semisal main game, nonton (serial favorit atau film horror atau film dokumenter mirip kaya kebiasaan teman saya atau kanal favorite di YouTube), baca buku.

 

Tiga hal itu yang masih berjuang saya kontrol, apalagi karena kebanyakan waktu saya habiskan sendiri. Loh suami kemana?

 

Suami kerja di luar kota di weekday kalaupun dia ada waktu weekend, tipenya yang santai, tak ada tuntutan.

 

Nah bagaimana kalian sendiri? 

Adakah hal yang membuat lupa waktu bagi kalian?

Share pengalaman nya juga yaa…

 

 

Stay safe … xoxo

 

Baca juga, Cemburu Padamu, self discovery journal hari ke-3.

Baca selanjutnya, Waktu yang Tak Pernah Cukup, self discovery journal hari ke-5.

 

Resource:

 

Jurnal Ilmiah, The passage of time during the UK Covid-19 Lockdown.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!