Kesehatan,  Quiz

Test Demensia/Test Kepikunan

Test Demensia/Test Kepikunan. Belakangan ini saya menyadari kalau setiap akan pergi keluar rumah, saya bisa mencek beberapa kali apakah kompor sudah dimatikan atau pintu tidak lupa dikunci. Bahkan bisa di tengah perjalanan, saya kembali lagi hanya untuk memastikan (dengan catatan, punya cukup waktu).

Belum lagi jika sedang masak misalnya, harus dipastikan saya mensetting timer, kalau tidak mau makanan menjadi gosong. (Walau sebenarnya saya suka makanan agak sedikit gosong, entah kenapa. Kalau tidak ingat gosong  menyebabkan penyakit kanker, mungkin saya tetap memilih yang agak sedikit gosong… Hidup sedikit gosong! (eh).

Ternyata ketika saya lihat ke belakang, saya memang sering lupa. Ada yang lupa ngerjain sesuatu, lupa sebenernya janjian dengan seseorang. 

Bahkan ada lupa yang tidak bisa dilupakan 😂, jadi ceritanya waktu saya masih teenager, saya meninggalkan pacar (saat itu) yang tengah mengantri di Bioskop. Alasannya simple banget, saya turun  ke lantai di bawahnya untuk membeli makanan sementara dia mengurus tiket nonton. 

Di Supermarket, saya ketemu teman main yang rumahnya satu kompleks. Saking serunya kita ngobrol, waktu dia ngajakin pulang bareng, saya langsung setuju. Akhir cerita, jangan ditanya, walau dimaafkan sama doi, tapi malu banget dengan lupa ini.

Lupa, kedengarannya manusiawi sekali … normal. 

Eh tapi jika frekuensinya sudah sering, perlu hati-hati. Ini saatnya kita cari tau bagaimana supaya otak kita kalau bisa lebih muda dari umur kita. 

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk melatih otak dalam meningkatkan fungsinya sehingga otak menjadi lebih cerdas dan tidak pikun. Cara kerja otak sama dengan otot, jika sering latihan maka akan membuat otak lebih sehat. 

Nah yang mau otaknya lebih sehat, yuk mari kita lanjutkan.

TEST DEMENSIA/TEST PIKUN

Di bawah ini ada test pikun yang bisa anda coba. Sebagian yang mencoba test ini bilang test ini terlalu mudah,tetapi buat yang memiliki masalah dengan ingatan, test ini bisa dianggap sangat sulit.

Test ini untuk menentukan bagaimana kondisi otakmu saat ini. Photo di bawahnya sengaja ada supaya kalian tidak melihat jawabannya. Jika jawaban kamu benar, kamu boleh melanjutkan ke jawaban berikutnya. Jika jawaban kamu salah, silahkan berhenti di pertanyaan itu.

Coba jawab tidak lebih dari hitungan 10 detik.

Sudah siap,? Tarik nafas dan jernihkan pikiran.

1    2    3   Mulai.

Pertanyaan Pertama.

1.  Apa yang kamu taruh di toaster?

test demensia toaster
test demensia toaster

Jawaban: 

‘Roti’. 

Kalau kamu menjawab toast, maaf kamu harus berhenti disini. 

Cobalah beristirahat, lakukan altivitas yang bisa menstimulasi otak, seperti misalnya teka teki silang, Sudoku, jalan kaki, dan berolahraga.

 

Pertanyaan kedua.

     Coba bilang kata ‘Rusuh’ dengan lantang sebanyak lima kali. Sekarang coba eja ‘Rusuh’. Apa yang sapi minum?

sapi

Jawaban: 

Sapi minum air. 

Kalau kamu jawab ‘susu’ , silahkan berhenti sampai sini. 

Kondisi otakmu sedang stress dan sedang ‘ngebul’. Coba manjakan otak kamu dengan makanan yang baik buat otak, atau menonton film komedi kesukaanmu. 

Jika jawaban kamu benar, silahkan melanjutkan ke pertanyaan terakhir.

 

Pertanyaan terakhir.

     Jawab pertanyaan ini tanpa menggunakan kalkulator. Kamu mengendarai angkutan kota (angkot) dari Cicaheum ke Simpang Dago. 

Di Cicaheum, 12 penumpang naik ke dalam angkot.

Di Cikutra, 6 orang turun dari angkot dan 4 orang naik.

Di Simpang Pahlawan, 2 orang turun dan 5 orang naik.

Di Diponegoro, 7 orang turun dan 9 orang naik.

Di Dipati Ukur, 3 orang turun dan 5 orang naik.

Di Dago, 6 orang turun dan 3 naik.

Sekarang kamu sudah sampai di Simpang Dago.

Tanpa mereview lagi ke atas, berapa umur sopir angkot?

test demensia angkot gede bage
test demensia angkot gede bage

Jawabannya: Umurmu sendiri.

Kalau jawabanmu salah, 😭.

Kamu ngga ingat umur kamu sendiri?

Kamu kan yang mengendarai angkot !

Silahkan share ini ke teman kamu, dan berdoa semoga mereka lebih baik darimu.

PS: 95% yang sudah mencoba test ini gagal. Jadi kamu tidak sendiri J

 

Kamu sendiri berhenti di soal test demensia yang mana? share di kolom komentar ya.

Kalau saya ketika mencoba juga salah di pertanyaan ketiga. Terlalu fokus dengan angka, sehingga lupa kalau sudah disebutkan di awal, saya yang mengemudikan angkotnya. hehehe.

Stay safe … xoxo

 

Reference:

Keith P – Paulo Coelho

7 Komentar

  • Fanny_dcatqueen

    Hahahahahaha, aku gagal di tes trakhir, umur supir wkwkwkwkwk. Giliiing, tp aku akui , aku agak pelupa.walopun ga parah2 amat, tp tetep aja utk hal2 tertentu, seperti arah jalan, itu susah banget utk inget.

    Dan di umur segini, aku memang pengen lebih ngelatih otak, dengan permaianan asah otak , fav ku sodoku. Dan bagi yg muslim ngaji juga bagus utk trus mengaktifkan sel sel otak . Pengennya kan, di usia tua nanti,ingatan kita bisa trus bagus 🙂

  • Ghina

    Kesel ih yg pertanyaan terakhir pdhl aku itung lho sepuluh kan teh jawabannya? Aku coba jawab ga pake kalkulator lho, haha

    Pernh sih aku jg teh ninggalin temen. Lg isi bensin, pas udah lgsg wus aja pdhl aku bawa yg diboncengin, jadikah dia jalan kaki sendiri ke kampus. Huhu

    Kalo lupa paling parah tp paling sering adalah masak nasi lupa pindahin tombol jadi cook. Masakan udah jadi semua, lalu gondok sendiri karena nasinya blm matang. haha

  • Renov

    Hallo @Fanny … hehehe …
    Kalau arah jalan itu termasuknya ke masalah orientasi.
    Wah, iya itu mengaji memang bagus. Pengen juga hafal Al Qur'an, kan ada jaminan Surga. Double bonus jadinya.

    @Ghina … hehehe … gak apa apa ya, sekalian nostalgia jaman penambahan pengurangan dulu.
    wah, itu kebayang jadi temenmu. Pas nyampe kampus ngga sadar kalau tadi sama temen?

    hehe kebayang itu yang nasi, apalagi kalau lagi lapar, padahal nasi kan pokoknya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!